liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Sebut Pemilu/Pilkada 2024 Terbesar, Jokowi Minta Bawaslu Berhati-hati

Sebut Pemilu/Pilkada 2024 Terbesar, Jokowi Minta Bawaslu Berhati-hati

1 minute, 27 seconds Read

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk berhati-hati dalam menyelenggarakan Pemilu dan Pilkada 2024 yang akan menjadi pesta demokrasi terbesar dalam sejarah Indonesia, bahkan terbesar di dunia.

Dalam sambutannya pada acara Konsolidasi Nasional Bawaslu 2022 di Jakarta, Sabtu (17/12), Jokowi menjelaskan peran Bawaslu dalam mengawal pemilu, menempati posisi sentral dalam membangun pemilu berkualitas.

“Dibandingkan pemilu sebelumnya, ini akan sangat besar. Hati-hati tentang ini dan ini mungkin yang paling sulit. Hati-hati dengan ini, yang melibatkan jumlah pemilih yang sangat besar dengan cakupan elektoral yang luas,” kata Jokowi.

Dengan pengalaman penyelenggaraan pemilu sebelumnya, kata Jokowi, bekal Indonesia sudah lebih dari cukup untuk mempersiapkan pemilu mendatang yang jauh lebih berkualitas.

Menurut Jokowi, kualitas pemilu merupakan landasan politik penting dalam bernegara dan pemerintahan.

“Untuk menjaga keutuhan pemilu, pengawasan harus dilakukan di semua tingkatan pemilu. Seluruh proses harus diawasi dengan sangat ketat, ditangani dengan sangat hati-hati, untuk menciptakan pemilu yang berkualitas,” ujar Presiden.

Presiden juga mengingatkan bahwa kepercayaan adalah kunci dalam proses demokrasi. Menyelenggarakan pemilu yang terpercaya akan menghasilkan legitimasi yang kuat.

Jokowi juga mengingatkan masalah yang kerap terjadi di setiap pemilu, yakni persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang kerap dijadikan bahan tudingan kecurangan.

Oleh karena itu, Presiden berharap melalui Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, penyusunan DPT diawasi secara menyeluruh, bahkan Bawaslu diminta melaporkan jika ada pihak yang menghalangi proses tersebut.

“Kalau ada kendala, apalagi dari pemerintah yang tidak kooperatif, Pak Rahmat Bagja akan lapor ke saya karena masalah DPT ini sangat penting. Dari tahun ke tahun, ini selalu material dan sangat mempengaruhi kepercayaan, mempengaruhi kepercayaan rakyat kita,” kata Jokowi.

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Kepala Bawaslu RI Rahmat Bagja, Ketua KPU Indonesia Hasyim Asy’ari, Ketua Balai Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito, dan Pjs. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Similar Posts