Hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) tercatat sebesar 78,5%.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menjelaskan, capaian ini merupakan yang tertinggi dalam sembilan tahun terakhir.
“Selama Indikator melakukan survei kepuasan atau approval rating publik, Jokowi akan menjadi yang tertinggi dalam sejarah,” kata Burhanuddin Muhtadi saat menjelaskan hasil survei bertajuk Korelasi Antara Rating Persetujuan Presiden dan Dukungan Calon Presiden dan Mendatang Berpesta. 2024 seperti dikutip Antara, Minggu (30/4).
Persentase ini juga yang tertinggi selama masa jabatan Presiden Jokowi. Menurut dia, survei pertama Januari 2015 menempatkan peringkat persetujuan Jokowi sebesar 61,7%.
“Selama Jokowi jadi presiden, ini adalah approval rating tertinggi yang pernah diraihnya,” ujarnya.
Menurut Burhanuddin, tingginya approval rating tidak lepas dari kemampuan Jokowi dan jajarannya mengendalikan inflasi. Ia mengatakan, inflasi menjadi tolok ukur tertinggi bagi masyarakat dalam menentukan tingkat kepuasan.
“Keberhasilan Jokowi mengendalikan inflasi terlihat dari apa yang terjadi sebelum dan selama Idulfitri tahun ini, di mana harga bahan kebutuhan pokok relatif terkendali dan stabil. Tidak ada lonjakan yang signifikan,” ujarnya.
Dalam temuan Indikator Politik Indonesia, jelasnya, alasan lain yang membuat tingkat persetujuan Jokowi ke level tertinggi dalam sejarah adalah karena mantan Gubernur DKI Jakarta itu kerap memberikan bantuan kepada masyarakat berpenghasilan rendah dengan angka 40,7%.
Survei Indikator Politik dilakukan pada tanggal 11-17 April 2023 dengan melakukan wawancara kepada 1.220 responden dengan tingkat kepercayaan 95%.