liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Viral Fenomena Senja Indah di Langit Jakarta, BMKG Ungkap Penyebabnya

Viral Fenomena Senja Indah di Langit Jakarta, BMKG Ungkap Penyebabnya

0 minutes, 56 seconds Read

JAKARTA, selebritis.id – Tanpa disadari, senja di langit Jakarta terlihat indah beberapa hari ini. Pemandangan jingga membuat beberapa warga berswafoto sambil menikmati suasana sore hari.

Tak ayal, momentum sore yang indah ini dibagikan oleh netizen di media sosial. Lalu, mengapa ini terjadi? Bukankah Indonesia masih musim hujan sekarang?

Kepala Sub Bidang Prakiraan Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ida Pramuwardani menjelaskan, hal itu bisa terjadi karena adanya partikel mikro di udara yang tampak cukup besar. Partikel-partikel mikro ini menyebabkan sinar matahari tersebar lebih banyak daripada komponen biru.

“Dan hanya menyisakan komponen merah saat cahaya mencapai atmosfer di atas pengamat,” kata Ida saat dihubungi MNC Portal, Jumat (13/1/2023).

Fenomena ini, kata Ida, sering disebut dengan fenomena Hamburan Rayleigh, yaitu hamburan cahaya secara elastis oleh partikel mikro/nano di udara yang ukurannya lebih kecil dari panjang gelombang cahaya tampak. Beberapa waktu lalu, terdapat kepadatan partikel mikro/nano di udara yang cukup besar hingga lebih padat dari partikel di udara biasa.

“Karena lebih rapat, sinar matahari yang melewatinya akan tersebar terutama pada panjang gelombang pendek (spektrum biru) hingga medium (spektrum hijau),” ujarnya.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra

Ikuti Berita Selebriti di Berita Google

Similar Posts